Sewaktu masih duduk di bangku SMA, Peter Firmansyah,
pria kelahiran Sumedang 4 Februari 1984, terbiasa mengubek-ubek
tumpukan baju di pedagang kaki lima. Kini, ia adalah pemilik usaha yang
memproduksi busana yang sudah diekspor ke beberapa negara.Tak butuh waktu relatif lama. Semua itu mampu dicapai Peter hanya dalam waktu 1,5 tahun sejak ia membuka usahanya pada November 2008. Kini, jins, kaus, dan topi yang menggunakan merek Petersaysdenim, bahkan, dikenakan para personel kelompok musik di luar negeri.